Meroket Sejak 2 Bulan, Harga Gula Tembus Rp 18 Ribu/Kg


"Dua bulan lalu apa ya itu harga itu masih bisa kita jual di bawah Rp 15 ribu. Kaget saya juga kok tahu-tahu harga belinya aja mahal banget, sedengar saya itu sempat seret barangnya, tapi yang sampai ke saya sih lancar aja," kata Beni.

Beni mengaku, mendapatkan gula dari Pasar Tanah Abang, di sana dia biasa membeli gula per karung dengan berat 50 kg. Kini dia menyebut biasa membeli gula di rentang harga Rp 670-680 ribu, dari awalnya cuma Rp 650-660 ribu per karung.

"Biasanya beli karungan, 50 kg. Harganya sekarang Rp 670 ribu, sempat Rp 680 ribu. Dari harga Rp 660 ribu," kata Beni.

Kalau kata Minah, ada gula yang lebih murah, yaitu gula dalam kemasan. Harganya cuma Rp 16 ribu per kg.

Namun, menurutnya gula dalam kemasan stoknya sulit. Bahkan, per pedagang cuma dapat jatah satu karton gula kemasan, yang berisi 24 kemasan, per karton isinya 24 kemasan dengan ukuran kemasan 1 kg.

"Ada yang murah, Gulaku, gula yang kemasan. Tapi malah susah dia. Dijatah sekarang cuma dapat sekarton, 24 kilogram isinya, 24 bungkus," kata Minah.

Harga gula yang meroket terpantau bukan cuma di Jakarta, di Sulawesi Selatan pun harga gula meroket. Tak jauh berbeda harganya, pantauan detikcom Pasar Andi Tadda, Palopo, Senin kemarin harga gula mencapai Rp 18 ribu per kilo.

LihatTutupKomentar