Bocah Dikurung Hingga Meronta-Ronta, Orangtua: Kami Harus Hidup


Nasib malang harus dialami seorang bocah asal Dusun Bringin, Desa Angsana, Kecamatan Palengan, Pamekasan, Madura.

Moh. Efendi (12) terpaksa makan, tidur, hingga buang air kecil maupun besar di bekas kandang ayam.

Parahnya, anak bungsu dari empat bersaudara itu tak mengenakan sehelai benang pun untuk menutupi tubuhnya.

Setiap hari, Efendi hanya mendapatkan ruang gerak berukuran 1 x 0,5 meter yang terbuat dari bilah bambu.

Melansir dari Kompas.com pada Jumat (4/9/2019), bukan tanpa sebab, Effendi dikurung di dalam kandang ayam karena memiliki kelainan sifat.

Ayah Effendi, Hamzah (36) mengaku terpaksa mengurung anaknya seperti itu.

Effendi sering keluar rumah dan melakukan tindakan . . . .  Simak cerita selengkapnya di Halaman Berikutnya :

LihatTutupKomentar