Diteror Warga, Keluarga Pasien Corona Ini Ancam Bakar Rumah!


Seiring mengganasnya virus Corona (COVID-19) di Tanah Air, membuat kepanikan sosial atau panic buying melanda masyarakat. Hal ini lantas berpengaruh terhadap sifat egoisme antar individu.

Tidak cukup sampai di situ, yang lebih menyedihkan dan memprihatinkan, panic buying juga turut mengikis rasa kemanusiaan antar sesama. Banyak masyarakat kini melakukan aksi tak terpuji, baik terhadap pasien dan keluarga yang teridentifikasi tertular virus corona, maupun jenazah pasien positif corona.

Masyarakat seolah menganggap mereka sebagai sesuatu yang ‘menakutkan’ atau ‘menjijikkan’, hingga enggan untuk menjalin hubungan lagi.

Seperti peristiwa memilukan yang belum lama ini terjadi. Satu keluarga pasien positif di Bandar Lampung dikucilkan hingga diteror oleh para tetangga.

“Kejadian, istri salah satu pasien positif, mungkin ada tetangga yang tahu suaminya positif, lalu keluarganya diteror,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana, dilansir dari TribunPalu.com.

Jengah dengan perlakuan para tetangganya, keluarga pasien positif corona tersebut sampai-sampai mengeluarkan ancaman.

“Katanya, kenapa kamu orang larang saya keluar, nanti saya bakar sekalian rumah ini,” kata Reihana, menirukan ucapan istri pasien positif corona tersebut.

Sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Reihana jelas menyayangkan sikap dan tindakan warga terhadap keluarga pasien positif corona.

Pada kenyataannya, tidak ada satu orang pun yang mau tertular wabah penyakit ini, termasuk keluarga pasien positif tersebut.

Karenanya, sebagai sesama manusia, lebih baik saling menguatkan dari jarak kejauhan dan mendoakan atas kesembuhan para pasien serta bagi negeri tercinta ini agar wabah ini segera enyah dari Bumi Pertiwi.

DIANCAM WARGA KARENA POSITIF CORONA

Jengah Dengan Perlakuan Para Tetangganya. "Nanti Saya Bakar Sekalian Rumah Ini,” kata Reihana

LihatTutupKomentar