Meninggal setelah Melahirkan, Ibu dan Bayinya Dimakamkan Satu Liang Lahat


INNALILLAHI WAINNA ILAIHI ROJIUN

Meninggal setelah Melahirkan, Ibu dan Bayinya Dimakamkan Satu Liang Lahat dengan Prosedur Covid-19

Ibu dan bayinya yang meninggal dunia setelah persalinan dimakamkan dengan prosedur penanganan pasien Corona di Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten Minggu (26/4/2020).

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, sejumlah petugas pemakaman menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap saat membawa jenazah ibu dan bayinya hingga selesainya pemakaman pada dini hari pukul 02.30 WIB.

Adapun ibu tersebut diketahui memiliki riwayat sesak napas dan hipertensi, walaupun ibu tersebut bukan pasien dalam pengawasan (PDP).

Camat Gantiwarno, Lilis Yuliyati membenarkan pada dini hari ada pemakaman seorang perempuan yang meninggal usai persalinan.

"Pemakaman seorang perempuan yang sedang mengandung bayinya di dalam kandungannya dengan protap Covid-19" ungkap Lilis.

Ibu tersebut menurut Lilis merupakan warganya di Desa Muruh, Kecamatan Gantiwarno yang masih berusia 25 tahun.

Saat itu persalinan dilakukan karena bayi di dalam kandungannya diketahui telah meninggal dunia.

"Jenazah sudah dimakamkan di Klaten sekitar pukul 02.30 WIB," kata Lilis.

"Dia tinggal dengan suaminya di Prambanan, namun KTP-nya masih di desa Muruh, Gantiwarno," aku dia.

Direktur Medik dan Keperawatan RSST Klaten, Juli Purnomo membenarkan ada seorang pasien yang pernah dirawat di rumah sakitnya.

Namun dia tidak menungkapkan dirawat karena apa.

"Iya pernah dirawat di sini, tapi dirujuk ke RSUP Sardjito, Yogyakarta," ungkap Juli.

Juli saat mengaku belum mendapatkan laporan mengenai informasi N lebih dalam.

"Saya belum dapat laporan," tandasnnya.

LihatTutupKomentar