Potret Petugas Medis Basah Kuyup Keringat & Kelelahan Mengenakan APD


JANGAN SIA-SIAKAN PERJUANGAN MEREKA

Potret Petugas Medis Basah Kuyup Keringat & Kelelahan Mengenakan APD

Menjadi garda terdepan melawan Covid-19 bukanlah hal mudah. Harus mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap selama berjam-jam.

Belum lagi, mereka harus sigap melayani hingga keringat bercucuran. Berusaha serta tulus membantu supaya pasien lekas pulih.

APD yang tebal serasa selalu dalam ruang sauna. Bukan hanya tim medis saja, namun juga para relawan di luar sana.

Pernahkah terbayangkan mengenakan APD ataupun jas hujan seharian? Berikut potret petugas medis basah kuyup keringat dan kelelahan.

Melansir dari Instagram akun @dompetdhuafaorg, salah seorang tim medis tengah melepas APD. Nampak keringat yang membasahi sekujur tubuh.

Begitu jelas butiran-butiran keringat di telapak tangannya. Tentu tidak mudah tubuh berusaha menahan pengapnya pakaian APD.

Petugas Kebersihan

Sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, para petugas kebersihan juga harus mengenakan APD lengkap.

Apalagi di wilayah Indonesia yang tropis, panasnya tidak terduga. Bukan saja lelah, pasti mereka tengah menahan gerah dan gerak yang terbatas.

Menangani Jenazah PDP dan Pasien Tengah Malam
Tim medis dan kesehatan siap siaga dari pagi hingga bertemu pagi lagi. Perjalanan waktu yang terasa panjang menangani korban Covid-19.

Potret dan video peristiwa di RS Kartika Pulo Mas Jakarta Timur. Pukul 01.20 (25/3/2020) para relawan bersama 2 untuk pemulasaran jenazah, harus mengurusi 3 jenazah yang meninggal.

Sesuai SOP, semua tetap mengenakan APD sebagai upaya pencegahan penularan. Meski ada yang menggunakan jas hujan plastik karena minimnya APD.

Rumah Sakit Lapangan beroperasi di halaman samping RS Kartika Pulo Mas Dompet Dhuafa, melayani ODP atau PDP Covid-19.

Mereka juga mengenakan APD lengkap. Fungsinya sebagai keamanan penularan penyakit terhadap dokter dan operator rumah sakit.

Cinta Menguatkan Perjuangan
Sepasang suami istri yang berjuang bersama sebagai garda terdepan. Balutan cinta menggerakkan hatinya untuk kemanusiaan.

Semoga masyarakat bisa merasakan cinta yang terpancar. Tetaplah berusaha bertahan di rumah bersama keluarga. Setidaknya telah ikut andil membantu mencegah penularan, dengan tetap disiplin mengikuti aturan.

Relawan Mengurus Jenazah
PDP dari Rumah Sakit Terpadu (RST) Parung. Meski hasil SWAB belum keluar mengenai statusnya, pemakaman jenazah dilakukan sesuai dengan prosedur tetap (protap) Covid-19.

Kondisi jenazah sudah dalam keadaan steril terbungkus kantong jenazah dan disalatkan terlebih dahulu, sebelum dimakamkan di TPU di Pertukangan Utara, Jakarta Selatan.

LihatTutupKomentar