1 Keluarga di Blitar ini Melakukan Isolasi Mandiri, Warga Lainnya Kompak Bergantian Kirim Bahan Makanan


Karena Corona, 1 Keluarga di Blitar ini Melakukan Isolasi, 

Warga Lainnya Kompak Bergantian Kirim Bahan

Inilah salah satu bukti kekompakan warga di Kelurahan Blitar. Tanpa pandang bulu, agama dan suku, warga di sana secara sukarela mengirim bahan masakan kepada satu keluarga yang menjalani isolasi mandiri.

Satu keluarga tersebut harus mengisolasi diri di dalam rumah karena kepala keluarga mereka baru saja pulang dari Jombang. Pria yang berprofesi sebagai supir truk itu pulang dari Jombang pada Sabtu (25/4/2020), dengan suhu tubuh 37,1 derajat ketika diperiksa di kantor kelurahan.

“Selasa (28/4) itu Satpol PP Kota Blitar dan petugas dinkes kembali mendatangi rumahnya. Mereka akan membawa Pak Y ke karantina kota. Namun yang bersangkutan menolak dan minta karantina mandiri di rumahnya. Petugas menyetujui dengan catatan harus disiplin,” jelas istri Ketua RT, Wey Alfiatun, dilansir NewsDetik.com.

Dari situlah, warga mulai berinisiatif memberikan bahan masakan pada keluarga ODP tersebut. Setiap sore, secara bergantian warga di sana menggantungkan bahan masakan di paku yang dipasang oleh pemilik rumah.

“Kami warga RT sini rembukan dan minta sekeluarga mengisolasi diri dengan disiplin. Soal makan, kami konsekuen mengantar bahan makanan ke rumah mereka setiap hari,” kata Alfiatun.

Yang membuat takjub, warga yang memberi bantuan mayoritas beragama muslim, sedangkan keluarga ODP itu non muslim.

Ya, sungguh besar jiwa toleransi warga di sana. Padahal, saat ini mereka sedang menjalankan ibadah puasa, namun tak sedikit pun rasa kewalahan bagi mereka dalam membantu sesama.

“Menurut saya, dalam situasi seperti ini kita harus bergotong royong saling membantu, saling menjaga. Kebersamaan dalam masa sulit itu penting untuk saling menguatkan satu sama lain,” tutur Alfiatun.

LihatTutupKomentar