Ada Makam di Tempat Ibu Muda yang Disekap oleh Suaminya, Saat Dibongkar


Ada Makam di Tempat Ibu Muda yang Disekap oleh Suaminya

Saat Dibongkar Ternyata Ada Jasad Terlilit Sarung

Inilah fakta mengejutkan baru yang didapat polisi di tengah melakukan pengembangan kasus penganiayaan terhadap ibu muda berinisial SM (17).

Sebelumnya, SM menjadi korban penganiayaan suaminya, AA (37). Selama setahun, dia dianiaya dan disekap di dalam rumah kontrakan yang berada di Desa Kapasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tindakan keji AA, penjual roti keliling yang dikenal ramah ini akhirnya terungkap setelah SM berhasil melarikan diri dengan cara meloncat dari plafon kamar mandi, lalu melewati terowongan dan keluar lewat tembok yang dijebolnya.

Namun tak disangka, di tengah heboh kasus ini, mencuat kasus kejahatan lain. Dari keterangan SM, polisi mendapatkan informasi tentang keberadaan sebuah makam di belakang rumah kontrakan mereka.

“Iya, hasil pengembangan kasus yang kemarin itu dari keterangan si korban (SM) bahwa di sana (belakang rumah) ada mayat dikubur,” kata Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena.

Berbekal informasi itu, anggota Polsek Parung Panjang, dibantu tim Forensik RS Polri dan tim Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) langsung menuju ke lokasi, melakukan pembongkaran di belakang rumah pelaku AA.

Korban SM juga turut dilibatkan dalam proses pembongkaran makam ini, guna menunjukkan lokasi makam.

Dalam keadaan linglung lantaran mengalami trauma penganiayaan, korban SM mengaku tidak bisa menyebutkan secara jelas siapa perempuan yang dikubur.

“Iya dikuburkan di situ, tapi saat kejadian, saya enggak bisa teriak karena diancam,” tuturnya.

“Saya enggak bisa napas, jadi saya juga lupa,” ucapnya lagi.

Setelah memakan waktu kurang lebih dua jam, proses pembongkaran makam pun akhirnya selesai. Didapati satu jasad perempuan sudah tidak berbentuk, yang dibungkus dengan sarung.

“Sudah (ketemu), dililit pakai sarung. Tulang bersih karena kerendam air, karena itu tanah lempung. Posisi badan miring badan lurus, tapi kaki ditekuk, tinggi dia 165. Kedalaman kuburan 1 meter setengah,” terang Yatno Hidayat (65), warga yang bertugas menggali makam. Demikian mengutip Kompas.com, Sabtu (9/5).

LihatTutupKomentar