Ditengah Pandemi, Lebanon Makin Kacau, Nilai Tukar Mata Uang Anjlok


Lebanon Makin Kacau, Nilai Tukar Mata Uang Anjlok 

Sedangkan Harga Makanan Membumbung Tinggi, di Tengah Pandemi Demonstran Turun ke Jalan Sampai Bakar Bank

Saat ini dampak paling buruk dari pandemi Covid-19 adalah dampak ekonomi yang harus diemban masing-masing negara.

Faktanya tidak semua negara cukup kaya untuk tetap bisa menghidupi rakyatnya meskipun tidak memiliki pemasukan sepeserpun.

Salah satunya adalah negara Lebanon.

Sudah sering diketahui negara-negara Timur Tengah memiliki konflik internal yang sudah hampir melumpuhkan negara mereka.

Oleh sebab itu saat negara mereka dihantam oleh pandemi dan kebijakan pengurangan aktivitas ekonomi diberlakukan untuk kurangi penularan virus Corona, kerusuhan bisa menjadi jauh lebih parah.

Mengutip Kontan.co.id seorang pengunjuk rasa di Lebanon tewas ditembak polisi pada Selasa (28/4/2020) akibat bentrokan keras kedua kubu saat pelaku demonstrasi mengabaikan jam malam.

Mereka kembali melakukan aksi turun ke jalan karena marah atas anjloknya nilai tukar mata uang dan lonjakan harga makanan.

Melansir Arab News, ratusan pengunjuk rasa menyerang sejumlah bank dan membakar kendaraan militer ketika melakukan aksi demonstrasi jalanan di Tripoli.

LihatTutupKomentar