Istri Ogah Buatkan Makan Sahur, Suami Gelap Mata Hingga Tikam Pakai Pisau


ASTAGHFIRULLOH

Istri Ogah Buatkan Makan Sahur, Suami Gelap Mata Hingga Tikam Pakai Pisau

Gara-gara merajuk, seorang istri di Sidoarjo tewas ditikam suaminya sendiri. Kejadian berdarah ini bermula pada Rabu (06/05/2020) lalu. Saat itu, Lamiasri menagih janji suaminya membelikan sepeda motor untuk sang anak.

Namun, Liong Kong Yong meminta Lamiasri kembali bersabar hingga pandemi usai. "Dia menagih janji itu dan saya minta bersabar. Saya janji akan membelikannya setelah pandemi Covid-19 berlalu," ujarnya di Polsek Waru, dikutip dari Surya.co.id.

Hal ini membuat pasangan yang tinggal di Jalan Jati Besar, Kelurahan Pepelegi, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, itu terlibat cekcok.

Pertengkaran sempat terhenti pada malam harinya ketika mereka beristirahat dan kemudian berlanjut saat dini hari.

Saat itu, pelaku berniat membangunkan sang istri beberapa kali untuk masak sahur. Namun, seolah masih merajuk karena permintaannya tak segera dituruti, korban menolak.

Pelaku yang sudah habis kesabarannya langsung mengambil pisau dapur. Kemudian, pelaku menikam korban sebanyak di leher, dada, dan perut dua kali.

"Iya, saya tusuk empat kali. Dia mengalami pendarahan hebat," ujar pelaku lirih. Setelah itu, pelaku sempat membuat sandiwara seolah-olah istrinya itu mengalami pendarahan dan membawanya ke RSAL Surabaya.

Tapi petugas kepolisian yang mendapat laporan dari keluarga korban langsung melakukan penyelidikan. Kini, pupus sudah janji manis Liong Kong Yong. Sebab, kini dirinya sudah ditahan di Polsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasus suami bunuh istri bukan kali ini saja terjadi di Sidoarjo, Jawa Timur. Melansir dari Kompas.com, pada 24 Februari 2020 lalu Syarifuddin (37) tega membunuh istrinya sendiri, Ika Ria Safitri (31) di indekos mereka.

Kejadian berdarah ini bahkan disaksikan oleh kedua anak mereka yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Alhasil, mereka pun berteriak sambil lari keluar rumah hingga membuat tetangga tahu perbuatan keji Syarifuddin.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji mengatakan, motif pembunuhan ini dilatarbelakangi oleh rasa cemburu. "Pelaku curiga korban selingkuh dengan teman kerjanya," terang Sumardji.

LihatTutupKomentar