Kim Jong Un Hilang Lagi, Kali Ini Sudah Lebih dari 3 Pekan, Ada Apa Sebenarnya?


Ada Apa Sebenarnya ? Ada yang Peduli ??

Kim Jong Un Hilang Lagi, Kali Ini Sudah Lebih dari 3 Pekan

Beberapa waktu lalu, penduduk dunia dikagetkan dengan kabar meninggalnya diktator Korea Utara, Kim Jong Un.

Hal ini muncul setelah Kim Jong Un selama dua pekan tidak pernah muncul ke publik, bahkan ketika negara tengah merayakan HUT sang kakek Kim Il Sung, alias Hari Matahari.

Kabar itu menguat seiring tersiar kondisi kesehatan Kim yang kian memburuk usai menjalani prosedur operasi.

Namun beruntung, rakyat Korea Utara merasa lega ketika Kim kembali muncul untuk meresmikan salah satu gedung beberapa waktu lalu.

Kemunculan Kim bahkan menuai polemik. Sebab bentuk fisik hingga struktur gigi Kim yang muncul sebelum isu meninggal dan setelahnya amat sangat berbeda.

Belum selesai kecurigaan publik, Kim sekali lagi menghilang, berlangsung tiga minggu tanpa media pemerintah melaporkan kehadiran sang pemimpin di sebuah acara publik.

Kehati-hatian Kim muncul ketika Korea Utara memberlakukan tindakan anti-virus corona baru, meskipun negara itu mengklaim tidak memiliki kasus infeksi terkonfirmasi.

Spekulasi kuat tentang kesehatannya pun menyeruak bulan lalu setelah Kim melewatkan peringatan peringatan ulang tahun pendiri Korea Utara yang juga kakeknya, Kim Kim Il Sung.

Kim hanya tampil di depan umum sebanyak empat kali selama April lalu hingga saat ini.

Padahal, sepanjang periode yang sama tahun lalu, dia sering muncul hingga 27 kali.

Sejak berkuasa pada 2011, penampilan publik paling sedikit yang pernah Kim buat selama bulan-bulan itu adalah 21 pada 2017, menurut penghitungan Chad O'Carroll, CEO Korea Risk Group, organisasi berbasis di Seoul yang melacak Korea Utara.

"Ini bukan bisnis seperti biasa," katanya dalam sebuah posting di Twitter minggu ini seperti Reuters lansir.

Sebagai pemimpin dengan kekuasaan hampir absolut atas 25,5 juta penduduk Korea Utara dan akses ke gudang senjata nuklir yang semakin meningkat, kesehatan dan keberadaan Kim sering kali diteliti dengan cermat oleh komunitas internasional untuk tanda-tanda ketidakstabilan.

LihatTutupKomentar