Seorang Ibu Wafat dengan Wajah Tersenyum Sesaat Usai Melahirkan 3 Bayi Kembar di Medan


Innalillahi, Seorang Ibu Wafat dengan Wajah Tersenyum Sesaat Usai Melahirkan 3 Bayi Kembar

Semoga Husnul Khotimah, semoga besar nanti menjadi anak yang sholeh, Aamiin

Innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiun.

Beredar viral di media sosial seorang ibu wafat sesaat setelah melahirkan 3 bayi kembarnya di Medan.

Unggahan tersebut menjadi sorotan dan mendapatkan perhatian dari warganet.

Pasalanya ibu yang wafat tersebut menunjukkan wajah yang berseri saat meninggal.

Kabar ini beredar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @memoefriantto.

Dalam keterangan unggahan tersebut hanya menyampaikan doa kepada ibu yang wafat tersebut.

"Semoga husnul khotimah," tulisnya.

"Perjuangan seorang ibu, nyawa pun jadi tauruhannya untuk melahirkan putra putri nya."

"Seorang ibu dimedan meninggal karena mengalami pendarahan setelah melahirkan ketiga putri kembarnya."

Ditelusuri tribunjabar.id, postingan viral tersebut pertama kali diunggah di akun Facebook Yenni Yohana Marpaung.

"Tuhan yg memberi tuhan yg mengambil..
Terpujilah tuhan, Perjuangan melahirkan 3 ank kembar.."

"Surga tempatmu ya din Tuhan lebih sayang samamu..." tulis akun Facebook tersebut.

Diketahui ibu yang wafat setelah melahirkan 3 bayi kembarnya itu adalah Dina Nasution.

Nyawa Dina Nasution saat proses persalinan tak terselamatkan.

Ia mengalami pendarahan setelah melahirkan sehingga membuatnya tak bisa bertahan.

Santer postingan ini pun mendapatkan perhatian dari warganet.

Warganet yang menyampaikan doa untuk Dina Nasution yang telah berjuang melahirkan ketiga buah hatinya itu.

Kebanyakan warganet mengirimkan doa untuk Dina Nasution dengan harapan meninggal dalam keadaan husnul khotimah.

Seperti yang ditulis, Indah Setyo Gita Rini, "Semoga khusnul khotimah aamiin yaa Allah.."

Kholifah Ifa, "Surga menantimu sayang smg ank2 qm ..jd ank sholeh sholikha..amiin."

Sisi Bromo, "Ya'allah mudah2 an keluarga d berikan kekuatan dan bayi mungil d berikan kesehatan ya'allah ibu surgalah tempatmu ibu semoga pengorbanmu bermanfaat untuk bayi2 mungil amin...amin YRA."

Iga Mardva,"Surga menunggumu, Aamiin."

Dilansir tribunjabar, postingan viral ini baru diunggah baru-baru ini, Selasa (3/12/2019).

Sampai berita ini diturunkan, Rabu (4/12/2019) pukul 16.10 WIB, unggahan viral itu disukai 20 ribu like, mendapatkan 2 ribu komentar, dan sudah dibagikan 19 ribu kali.

Adapun dalam unggahan video, momen mengharukan pun terjadi.

Tubuh Dina Nasution yang meninggal itu tampak sudah dibalut dengan kain kafan.

Matanya yang sudah tertutup itu, tampak menunjukkan wajah berseri.

Sebelum dikebumikan, ketiga bayi kembarnya di dekatkan di samping jasadnya.

Momen mengharukan itu pun pecah.

Terdengar suara orang-orang yang menyaksikannya menangis haru.

Banyak yang menyebutkan proses melahirkan adalah momen pertaruhan nyawa ibu dan anak.

Melahirkan adalah perjuangan antara hidup dan mati.

Sementara itu berkaitan dengan melahirkan 3 bayi kembar (triplet) memang pengalaman persalinn secara alami, namun memiliki risiko besar.

Hamil seiring dengan banyaknya jumlah bayi lebih tinggi terkena risiko.

Dilansir tribunjabar.id dari instisari.grid.id, Dr dr Ali Sungkar, SpOG, dari Brawijaya Women and Children Hospital, mengatakan kehamilan kembar risiko kematiannya lebih tinggi dibandingkan kehamilan satu janin.

Menurutnya, kehamilan kembar akan meningkatkan perinatal mortality rate (PMR) atau angka kematian bayi pada usia kehamilan 28 minggu, dan bayi yang berusia tujuh hari.

Angka PMR itu digunakan untuk mengidentifikasi keadaan kesehatan ibu hamil dan bayi.

Angka PMR untuk kehamilan kembar tercatat lebih tinggi, berkisar antara 139 per 1.000 kelahiran.

Berarti dari 1000 bayi kembar yang lahir, 139-nya meninggal.

"Risiko kehamilan ini akan lebih tinggi lagi ketika mengalami kehamilan lebih dari dua janin," ujarnya kepada kompas.com pada 2012 lalu.

Disebutkan faktor atau penyebab risiko kematian ibu hamil ayi lebih dari satu.

Salah satunya yaitu terjadinya komplikasi saat kehamilan kembar.

Kehamilan kembar sebagaimana disebut tadi berisiko tinggi denganragam komplikasi cukup berbahaya.

Antara lain, misal bayi lahir dalam kondisi meninggal, satu atau dua bayi menderita penyakit.

Kemudian kondisi satu bayi meninggal dan kembarannya sakit, atau kematian bayi dan komplikasi kesehatan sang ibu.

Seperti sering terjadi pendarahan hebat.

Kondisi itu bisa terjadi ketika bekuan darah kecil si seluruh aliran darah menyumbat pembuluh darah kecil.

Hal itu yang akan mengurangi produksi sel pembeku darah yang diperlukan untuk mengendalikan darah.

Selanjutnya, Dr Ali menjelaskan setela h menyedari hamil kembar, disarankan agar ibu sejak awal teliti untuk menghindari komplikasi.

LihatTutupKomentar