Kisah Pilu Anak Yatim, Tidur di Samping Lukisan Ibunya Yang Telah Meninggal


☘️ Kisah Pilu Anak Yatim ☘️

Tidur di Samping Lukisan Ibunya Yang Telah Meninggal

Foto seorang anak yatim yang tidur di samping lukisan ibunya yang sudah meninggal menjadi viral di media sosial. Dalam foto tampak si bocah tengah tidur meringkuk tepat di samping lukisan.

Wajah sang ibu tergambar sedang tersenyum dan di sampingnya tertulis 'Mama' dalam huruf Arab. Cerita yang beredar di Facebook menjelaskan bahwa ini merupakan cara si bocah mengungkapkan kerinduannya pada sang ibu yang telah tiada. Sebab, ia tak bisa lagi bertemu langsung atau melihat foto ibunya.

Tak diketahui pasti siapa bocah malang ini. Namun situs The Muslim Times menyebutkan, bocah laki-laki dalam foto itu merupakan anak Irak yang menjadi yatim piatu lantaran orangtuanya menjadi korban perang.

Tak pelak, foto yang mengundang rasa iba ini langsung menjadi sorotan netizen. Banyak netizen me-like dan membagikannya.

Masih tak paham soal kematian, seorang anak enggan meninggalkan jenazah ibunya yang sudah terbujur kaku di dalam peti mati. Anak bernama Khayne ini berharap ibunya bangun kembali.

Bertubuh kecil dan berambut pendek, wajah Khayne memancarkan kesedihan yang mendalam.

Ibu Khayne diberitakan meninggal dunia saat melahirkan adiknya. Kesedihan tentu melanda seluruh anggota keluarga tapi berbeda dengan anak itu yang masih menganggap ibunya tertidur. Dia siap menunggu dengan harapan ibunya bangun kembali.

Karena ibunya belum juga bangun, anak laki-laki yang masih lugu itu kemudian bertanya kepada kerabatnya, Gabrielle, yang membagikan kisah memilukan ini di media so

Kenapa ibuku tidak juga bangun? Kenapa aku tak bisa tidur di samping ibuku dan kenapa ibu tidak mau memelukku lagi?" cecar Khayne kepada Gabrielle.

Gabrielle pun hanya bisa mengusap air mata karena dia tidak bisa menjawab semua pertanyaan saudara kecilnya itu. Gabrielle hanya memilih diam sambil menahan kesedihan yang mendalam.

" Bagaimana bisa menjelaskan semua itu kepada si kecil. Ini sungguh menyentuh," kata Gabrielle.

Khayne kemudian menyeret kursi lalu menaikinya agar bisa menjangkau memeluk ibunya. " Spontan jantungku serasa berhenti melihatnya. Setiap malam begitu senyap. Ketika orang-orang sudah pulang dan mengucapkan selamat tinggal, si kecil sendirian di sana dan tak ada yang mengajaknya bermain," ujar Gabrielle.

Selama lima hari Khayne lebih suka duduk di sana sambil menyalakan kipas angin. Ia begitu nyaman berada di samping peti mati ibunya. Dia bahkan sampai tertidur dekat peti agar bisa terus berada dekat dengan ibunya. (Sah)

(Sumber: eberita.org)

LihatTutupKomentar