Bunda.. Ikan Gabus Bukan Cuma Buat Pempek, Bisa Dijual Rp 35 Juta


Bunda.. Ikan Gabus Bukan Cuma Buat Pempek, Bisa Dijual Rp 35 Juta

Tidak hanya populer menjadi santapan lezat, ternyata ikan gabus mulai bertransformasi menjadi ikan hias. Banyak orang yang tertarik mengoleksi ikan gabus karena cara pemeliharaannya yang tidak sulit.
Tak tanggung-tanggung harganya pun mulai melambung tinggi. Seperti pada ikan hias umumnya, ikan gabus diletakkan di dalam akuarium kaca.

Satu ekor ikan gabus juga dibanderol dengan harga fantastis mencapai Rp 35 juta. Berikut adalah fakta ikan gabus yang dijadikan ikan hias bernilai fantastis yang dikutip Detik Food.

Tentang Ikan Gabus

Ikan gabus adalah jenis ikan tawar yang masuk dalam kategori ikan predator. Itu karena ikan gabus memakan ikan-ikan kecil yang ada di sekitarnya.

Ikan dengan nama ilmiah Channa Striata ini biasa hidup di sungai, danau dan rawa. Ikan ini memiliki keistimewaan, yaitu dapat bernafas di udara menggunakan organ labirin pada sistem pernapasannya.

Ketika sungai sedang kering, ikan gabus akan mengubur dirinya sampai sungai itu dipenuhi air lagi. Namun, jika tak kunjung terisi air, maka ikan gabus akan berjalan di tengah malam untuk menemukan tempat baru.

Ikan gabus biasa ditemui di perairan Pakistan, India, Tiongkok, Srilanka dan negara-negara di Asia Tenggara. Termasuk juga di perairan Indonesia.

Jadi Kuliner

Di Indonesia, ikan gabus dikenal sebagai makanan yang lezat. Bahkan menjadi salah satu kuliner khas Betawi, yaitu ikan gabus pucung.

Ikan gabus pucung merupakan olahan ikan yang diracik dengan bumbu kluwek yang kental dan gurih, tekstur dagingnya juga lembut dan tebal. Karena ikan gabus yang mulai langka di pasaran, biasanya restoran-restoran Betawi membudidayakan di kolam sendiri.

Bukan hanya di Betawi, di Palembang ikan gabus juga menjadi bahan dasar untuk pembuatan pempek. Bahkan harganya bersaing mendekati harga ikan tenggiri.

Kaya Manfaat

Ikan gabus kaya akan khasiat untuk kesehatan tubuh. Ikan gabus memiliki kandungan protein yang hampir setara dengan daging ayam, tetapi rendah lemak.

Pada 100 gram ikan gabus mengandung energi sebanyak 80 Kkal, 16,2 gr protein, 0,5 gr lemak, 2,6 gr karbohidrat hingga 170 mg kalsium.

Selain itu, ikan gabus juta mengandung albumin atau plasma protein dalam darah. Albumin berfungsi untuk memberikan nutrisi ke seluruh tubuh, sehingga cairan tubuh jadi seimbang.

Bahkan kandungan albumin pada ikan gabus lebih tinggi daripada ikan salmon. Satu ekor ikan gabus biasanya mengandung albumin sebanyak 30%.

Albumin itulah yang berperan dalam proses penyembuhan luka di tubuh. Maka tak heran, ketika seseorang mengalami luka pasca operasi, biasanya dokter menyarankan mengonsumsi ikan gabus.

Jadi Obat

Selain jadi makanan lezat, ikan gabus juga diolah menjadi obat herbal. Ekstrak ikan gabus itu akan dikemas dalam bentuk kapsul. Nah, obat inilah yang digunakan dokter-dokter untuk menyembuhkan luka pada pasiennya.

Meski begitu, ada efek samping dari mengonsumsi obat dari ekstrak ikan gabus ini. Efek sampingnya akan bereaksi pada orang yang memiliki hipersensitivitas tinggi. Efeknya samping yang ditimbulkan adalah ruam merah, gatal, bersin, mata berair hingga gatal-gatal.

Jika terjadi hal tersebut, sebaiknya periksalah ke dokter. Efek samping terjadi biasanya karena dosis yang kurang tepat.

Ikan Hias Puluhan Juta

Kini, ikan gabus mulai ramai dijadikan sebagai ikan hias. Banyak orang yang tertarik untuk memeliharanya.

Apalagi ikan gabus memiliki berbagai jenis dengan corak-corak yang menarik. Ada corak-corak strip merah, yellow sentarum, dan strip merah.

Kini harganya juga kian melambung tinggi. Satu ekornya saja bisa mencapai Rp 500.000 hingga Rp 35.000.000. Ikan gabus diprediksi akan semakin digemari.

LihatTutupKomentar